PERJUANGAN ANAK DESA KE KOTA
Terimakasih banyak telah mengunjungi blog ini, ikuti jalur cerita yang kita sajikan setiap harinya, mohon maaf, apabila ada kesamaan cerita dengan pembaca maupun ditempat yang lain, ini hanyalah cerita yang dapat menginspirasi kita.
Ini adalah kisah seorang pemuda(Ramot) yang ingin merubah masa depannya. Dya adalah seoarang anak desa, yang hanya dapat mencapai pendidikannya sampai Sekolah Menengah Pertama. Dikarenakan begitu susahnya kondisi ekonomi kedua Orang Tua nya di Desa. Disaat telah Lulus Sekolah Menengah Pertama(SMP), dya tidak ingin lagi untuk melanjutkan pendidikannya. Dya sadar dengan semua kondisi ekonomi dikeluarganya tidak akan dapat untuk melanjutkan sekolah apalagi kedua Orang Tua nya masih butuh biaya untuk membiayai kedua adiknya yang masih berada di bangku Sekolah Dasar(SD). Suatu ketika, Ramot meminta restu dari kedua Orang Tua nya untuk pergi meraih nasib ke Kota, dengan berat hati, dengan bercucuran air mata dari kedua Orang Tua nya akhirnya Ramot mendapat restu untuk pergi ke Kota dan meninggalkan keluarganya. Ke esok an harinya Ramot pun diberangkatkan ke Kota oleh Keluarga nya. Bukanya mudah untuk bepergian dari Desa ke Kota, Ramot pun harus menempuh jarak ratusan Kilo Meter dengan mengandalkan kedua kaki nya untuk berjalan sendiri langkah demi langkah hingga bisa mencapai sebuah Desa yang telah dilalui oleh kendaraan. Untuk menempuh desa tersebut, Ramot harus membutuhkan waktu 2 hari 1 malam. Diperjalanan banyak sekali tantangan yang akan dihadapinya, layaknya suara binatang-binatang buas yang selalu menghampiri dirinya. Tidak sengaja, dya melihat seorang Nenek tua yang sedang mengumpulkan rantingan pohon ditengah hutan yang sepi itu. Ramot pun bergegas untuk menolong sang nenek. Dengan senang hati, Ramot memberikan bantuan kepada si Nenek dengan membawa kayu tersebut untuk diantarin kerumah sang Nenek. Malam pun telah tiba, Si nenek menawarkan untuk menginap di rumahnya setelah Ramot bercerita dari mana asalnya, apa dan kemana tujuannya. Dengan senang hatipun Ramot bersedia untuk singgah dan bermalam dirumah nenek sebatang kara tersebut. Ke esok an harinya Ramot pun bergegas berangkat lagi untuk meneruskan perjalananya supaya tidak ketinggalan Mobil yang akan ditumpanginya ke Kota. Ramot meminta ijin kepada si Nenek untuk berangkat. Tanpa sepengetahuan Ramot, disaat malam sang Nenek tua itu memasukkan sesuatu kedalam Tas Ramot. Isinya adalah cincin nikah sang nenek, pemberian Suami nya saat pernikahan mereka dulu. Singkat cerita, Ramot pun akhirnya tiba di Desa yang telah di Lalui mobil tersebut. Diperjalanan, Ramot pun tertidur lelap di dalam Bus, beberapa jam perjalanan, akhirnya Bus yang ditumpangin Ramot pun kecelakaan dan terjatuh ke dalam Jurang yang sangat curam. Bus tersebut pun hancur, dan ..... ( BERSAMBUNG)
PENASARAN SELANJUTNYA ?????
Gimana keadaan Ramot, apakah Ramot masih hidup ?????
Tunggu cerita selanjutnya. :)
Terimakasih telah membaca, silahkan mampirkan koment atau pun kritik maupun saran nya kepada penulis. Terimakasih Terimakasih dan Terimakasih
Season 2
Ternyata, kecelakaan itu adalah mujizat, dimana Ramot tetap sehat-sehat saja. Tak lama kemudian, warga ramai berdatangan dan membantu para penumpang, dan semua nya masih hidup. Ramot pun segera berangkat dengan menggunakan Bus lain.
Ke esok an hari nya Ramot sampai di Jakarta. Disana Ia bertempat tinggal dengan menyewa kamar, alias nge kos. Hari demi hari Ramot mencari pekerjaan,selama 3 minggu Ramot tidak juga mendapatkan pekerjaan. Berbagai cara pun dilakukan nya tetapi tidak sedikit pun membuahkan hasil. Tapi jikalau pun begitu, tidak membuat Ramot patah semangat. Keberuntungam Ramot pun akhirnya tiba, disaat dya menolong seorang anak kecil di depan sekolah yang sedang menunggu jemputan orang tua nya. Ramot kasihan melihat anak SD itu, sroarang diri di depan gerbang sekolah menunggu keluarga nya. Ramot pun tidak tahu harus berbuat apa dikarenakan anak itu tidak bisa menjelaskan dimana alamat tempat tinggal nya. Ramot setia untuk menemani anak kecil itu, dengan memberi makan kepada anak kecil itu, malam pun tiba tidak kunjung juga keluarga nya datang untuk menjemput nya.
Akhirnya, jam 8 malam orang tua nya pun datang menjemputnya, ternyata kedua orang tua nya sedang menghadapi masalah di kantor nya yang tidak bisa di tinggalkan, dan kemacetan yang dilalui nya dijalanan hingga membuat mereka terlambat menjemput anak nya.
Ayah anak kecil itu pun memberikan upah kepada Ramot, tetapi Ramot tidak menerima upah itu. Kedua orang tua anak kecil itu pun tidak tahu mau memberikan apa kepada Ramot, akhirnya Ramot pun di anak kerumah mereka untuk makan bersama. Mereka pun tiba dirumah, dan makan bersama, Ramot pun menceritakan semua tujuan nya ke kota dan kendala yang sangat susah untuk mencari pekerjaan di kota. Ramot akhirnya ditawarkan untuk bekerja dengan mereka, kebetulan mereka lagi membutuhkan seseorang untuk sebagai penjaga rumah dan untuk jagain anak-anak nya.
Ini adalah kisah seorang pemuda(Ramot) yang ingin merubah masa depannya. Dya adalah seoarang anak desa, yang hanya dapat mencapai pendidikannya sampai Sekolah Menengah Pertama. Dikarenakan begitu susahnya kondisi ekonomi kedua Orang Tua nya di Desa. Disaat telah Lulus Sekolah Menengah Pertama(SMP), dya tidak ingin lagi untuk melanjutkan pendidikannya. Dya sadar dengan semua kondisi ekonomi dikeluarganya tidak akan dapat untuk melanjutkan sekolah apalagi kedua Orang Tua nya masih butuh biaya untuk membiayai kedua adiknya yang masih berada di bangku Sekolah Dasar(SD). Suatu ketika, Ramot meminta restu dari kedua Orang Tua nya untuk pergi meraih nasib ke Kota, dengan berat hati, dengan bercucuran air mata dari kedua Orang Tua nya akhirnya Ramot mendapat restu untuk pergi ke Kota dan meninggalkan keluarganya. Ke esok an harinya Ramot pun diberangkatkan ke Kota oleh Keluarga nya. Bukanya mudah untuk bepergian dari Desa ke Kota, Ramot pun harus menempuh jarak ratusan Kilo Meter dengan mengandalkan kedua kaki nya untuk berjalan sendiri langkah demi langkah hingga bisa mencapai sebuah Desa yang telah dilalui oleh kendaraan. Untuk menempuh desa tersebut, Ramot harus membutuhkan waktu 2 hari 1 malam. Diperjalanan banyak sekali tantangan yang akan dihadapinya, layaknya suara binatang-binatang buas yang selalu menghampiri dirinya. Tidak sengaja, dya melihat seorang Nenek tua yang sedang mengumpulkan rantingan pohon ditengah hutan yang sepi itu. Ramot pun bergegas untuk menolong sang nenek. Dengan senang hati, Ramot memberikan bantuan kepada si Nenek dengan membawa kayu tersebut untuk diantarin kerumah sang Nenek. Malam pun telah tiba, Si nenek menawarkan untuk menginap di rumahnya setelah Ramot bercerita dari mana asalnya, apa dan kemana tujuannya. Dengan senang hatipun Ramot bersedia untuk singgah dan bermalam dirumah nenek sebatang kara tersebut. Ke esok an harinya Ramot pun bergegas berangkat lagi untuk meneruskan perjalananya supaya tidak ketinggalan Mobil yang akan ditumpanginya ke Kota. Ramot meminta ijin kepada si Nenek untuk berangkat. Tanpa sepengetahuan Ramot, disaat malam sang Nenek tua itu memasukkan sesuatu kedalam Tas Ramot. Isinya adalah cincin nikah sang nenek, pemberian Suami nya saat pernikahan mereka dulu. Singkat cerita, Ramot pun akhirnya tiba di Desa yang telah di Lalui mobil tersebut. Diperjalanan, Ramot pun tertidur lelap di dalam Bus, beberapa jam perjalanan, akhirnya Bus yang ditumpangin Ramot pun kecelakaan dan terjatuh ke dalam Jurang yang sangat curam. Bus tersebut pun hancur, dan ..... ( BERSAMBUNG)
PENASARAN SELANJUTNYA ?????
Gimana keadaan Ramot, apakah Ramot masih hidup ?????
Tunggu cerita selanjutnya. :)
Terimakasih telah membaca, silahkan mampirkan koment atau pun kritik maupun saran nya kepada penulis. Terimakasih Terimakasih dan Terimakasih
Season 2
Ternyata, kecelakaan itu adalah mujizat, dimana Ramot tetap sehat-sehat saja. Tak lama kemudian, warga ramai berdatangan dan membantu para penumpang, dan semua nya masih hidup. Ramot pun segera berangkat dengan menggunakan Bus lain.
Ke esok an hari nya Ramot sampai di Jakarta. Disana Ia bertempat tinggal dengan menyewa kamar, alias nge kos. Hari demi hari Ramot mencari pekerjaan,selama 3 minggu Ramot tidak juga mendapatkan pekerjaan. Berbagai cara pun dilakukan nya tetapi tidak sedikit pun membuahkan hasil. Tapi jikalau pun begitu, tidak membuat Ramot patah semangat. Keberuntungam Ramot pun akhirnya tiba, disaat dya menolong seorang anak kecil di depan sekolah yang sedang menunggu jemputan orang tua nya. Ramot kasihan melihat anak SD itu, sroarang diri di depan gerbang sekolah menunggu keluarga nya. Ramot pun tidak tahu harus berbuat apa dikarenakan anak itu tidak bisa menjelaskan dimana alamat tempat tinggal nya. Ramot setia untuk menemani anak kecil itu, dengan memberi makan kepada anak kecil itu, malam pun tiba tidak kunjung juga keluarga nya datang untuk menjemput nya.
Akhirnya, jam 8 malam orang tua nya pun datang menjemputnya, ternyata kedua orang tua nya sedang menghadapi masalah di kantor nya yang tidak bisa di tinggalkan, dan kemacetan yang dilalui nya dijalanan hingga membuat mereka terlambat menjemput anak nya.
Ayah anak kecil itu pun memberikan upah kepada Ramot, tetapi Ramot tidak menerima upah itu. Kedua orang tua anak kecil itu pun tidak tahu mau memberikan apa kepada Ramot, akhirnya Ramot pun di anak kerumah mereka untuk makan bersama. Mereka pun tiba dirumah, dan makan bersama, Ramot pun menceritakan semua tujuan nya ke kota dan kendala yang sangat susah untuk mencari pekerjaan di kota. Ramot akhirnya ditawarkan untuk bekerja dengan mereka, kebetulan mereka lagi membutuhkan seseorang untuk sebagai penjaga rumah dan untuk jagain anak-anak nya.
PERJUANGAN ANAK DESA KE KOTA
Reviewed by Unknown
on
05.05
Rating:
Tidak ada komentar: